Geosite Sipinsur


Memasuki kawasan wisata yang juga populer dengan sebutan Geopark Sipinsur di Sabtu pagi, itu impian pecinta wisata alam manapun. Matahari tak terlalu terik, udara hangat dan langit biru di  sepanjang jalan. Dan yang paling indah, belum ada wisatawan atau pengunjung lain. danau dengan panjang sekitar 100 km meteran ini, dengan hutan pinus mengelilingi Geopark Sipinsur,bak taman pribadi kita.

Saat itulah kita bisa menikmati alam Kaldera Toba yang sesungguhnya. Hamparan perairan biru Danau Toba yang seperti tak berujung, lalu-lalang perahu menyeberangi danau dari Muara, lekuk perbukitan dan ngarai-ngarai yang mengelilingnya, sangat damai. Tak ada hiruk pikuk turis, hanya ada suara desiran angin dan kicau burung dan suara tonggeret bak terompet di sekitar hutan. Sekedar duduk menikmati pemandangan pun, rasanya luar biasa.

Begitu memasuki Geopark Sipinsur,  kita akan disambut sejuknya udara pegunungan Humbang Hasundutan. Jalan masuk taman wisata sangat cantik, jalur pejalan kaki selebar kurang lebih 4 Meter didanau rimbunnya pepohonan pinus  di kedua sisinya. Kawasan hutan pinus ini berfungsi juga sebagai camping ground. ada juga fasilitas taman bermain untuk anak-anak.

Geopark Sipinsur merupakan salah satu kawasan wisata utama di pegunungan Humbang Hasundutan. Luasnya sekitar 2 hektar, berada di ketinggian  1.213 meter di atas permukaan laut,memberikan udara sejuk pemandangan Danau Toba, tanpa batas. Geopark Sipinsur berada di desa pearung, kecamatan Parangin. Karena lokasinya cukup tinggi, kawasan ini memang cukup berangin. Dari sinilah, desa dan kecamatan dimana Geopark Sipinsur berada mendapatkan namanya.

Kalau di pesisir utara-timur Danau Toba, dari Parapat yang lebih populer, di hadapan kita akan langsung terhampar Pulau Samosir. Dari Geopark Sipinsur ini, kita akan langsung berhadapan dengan pulau kedua di tengah Danau Toba yang lebih kecil, pulau Sibandang. Pulau ini bisa dicapai dalam waktu 10-15 menit dari pelabuhan Muara, sekitar 30 menit perjalanan menuruni bukit dan jalan berkelok dari Geopark Sipinsur.

Geopark Sipinsur sangat mudah dicapai. Hanya sekitar 18 km dari Bandar Udara Internasional Sisingamangaraja XII, Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara. Dengan kendaraan, bisa dicapai dalam waktu sekitar 30 menit saja. Melewati perkampungan dan tugu-tugu makam Batak Toba, rawa-rawa tempat kerbau berkumbangdan perkebunan kopi Lintong di sepanjang daerah Lintongnihuta.


1. Dikelilingi Hutan Pinus Geosite Sipinsur menyajikan pemandangan berlatar Danau Toba yang terlihat biru membentang. Uniknya kawasan ini dikelilingin hutan-hutan pinus yang membuat pemandangan kian cantik. Suasana tempat ini terasa syahdu. Tenang dengan suara desiran angin dan kicau burung serta suara tonggerey bak terompet di sekitar hutan. Menikmati tempat ini dengan sekadar duduk menikmati pemandangan pun, rasanya sudah sangat menyenangkan

2. Memiliki karakter mirip Orchid Forest Kawasan Geosite Sipinsur berada di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai Geosite Sipinsur memiliki karakter alam mirip Orchid Fores di Lembang, Bandung. Menurutnya, geopark ini layak dikembangkan menjadi destinasi untuk wisatawan milenial dengan menambahkan Rumah Gantung dan jalan gantung.

3. Ketingian 1.213 mdpl Tempat ini mencakup leas sekitar 2 hektar dan berada di ketingian 1.213 meter di atas permukaan laut. udara cukup sejuk membuat wisatawan betah berlama lama di tempat ini.

4. Saat libur dikunjungi hingga lima ribu wisatawan Geosite Sipinsur ramai wisatawan pada hari libur atau akhir pekan. Dari situs resmi pariwasata Indonesia, jumlah wisatawan bahkan biasa digunakan saat akhir pekan.

5. Dekat dengan Tempat Lain yang tak Kalah Indah Dari Geosite Sipinsur ini, wisatawan akan langsung berhadapan dengan pulau ke dua Pulau Sibandang yang bisa dicapai dalam waktu 10-15 menit menuruni bukit dan jalan berkelok. 

0 Komentar